Yudisium dan Angkat Sumpah Program Studi Profesi Ners Angkatan 

  VIII dan Kebidanan (D3) Angkatan XVII

BEKASI- STIKes Medistra Indonesia telah menyelenggarakan Yudisium dan Angkat Sumpah terbatas, pada hari Selasa (25/1/2022). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 ini dibuka oleh Plh Ketua STIKes Medistra Indonesia, Dr. Lenny Irmawaty Sirait, SST., M.Kes. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan “Di tahun 2021 Pertama sekali STIKes Medistra Indonesia melaksanakan exit exam merealisasikan PERMENDIKBUD Tahun 2020 tentang Tata Cara Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan. Sehingga upacara yudisium kali ini dilakukan setelah diperolehnya hasil uji kompetensi dan peserta Yudisium dan Angkat Sumpah adalah mahasiswa yang telah dinyatakan “KOMPETEN” yaitu sebanyak 94,7% mahasiswa Program Studi Kebidanan (D3) dan sebanyak 85,3% mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners.”

Odoo image and text block

Dalam kesempatan yang sama, beliau menyampaikan ucapan selamat kepada semua lulusan dan untuk orangtua yang ada bersama lulusan di ruang zoom, yang telah berhasil melewati masa-masa perjuangan ditengah pandemi Covid-19, menghantarkan Ananda ke gerbang kesuksesan dan siap kerja. Pesan kepada lulusan, “Capailah prestasimu setinggi bintang di langit dan asah kompetensimu dengan melakukan pendidikan berkelanjutan baik secara formal maupun non formal. Akhir kata, Selamat berkarya dan berinovasi. Jadilah yang terbaik. Selamat menjadi alumni dan junjung tinggi nilai almamatermu.”

Peserta yang megikuti yudisium dan angkat sumpah berjumlah 117 orang lulusan, yang terdiri dari 81 orang lulusan Program Studi Profesi Ners dan 36 orang lulusan Program Studi Kebidanan (D3). Adapun lulusan yang berhak mengikuti yudisium dan angkat sumpah adalah lulusan yang dinyakan “KOMPETEN” pada Uji Kompetensi dari masing-masing profesi.

Dilaporkan bahwa rerata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diraih oleh lulusan tahun ini, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Lulusan Profesi Ners tahun ini berhasil meraih IPK rata-rata 3,83 atau setara dengan nilai A, sedangkan lulusan kebidanan tahun ini berhasil meraih IPK rata-rata 3,50 atau setara dengan nilai B. 

Usai kegiatan yudisium, acara dilanjutkan dengan kegiatan angkat sumpah. Angkat sumpah dipimpin oleh wali profesi masing-masing. Angkat sumpah profesi ners dipimpin oleh Ibu Yuppi Rosmala Sari,S.Kp.,M.Kes selaku Bendahara DPW PPNI Jawa Barat, sedangkan angkat sumpah kebidanan dipimpin oleh wali profesi bidan di STIKes MI yakni Ibu Puri Kresna Wati,SST.,MKM. Sumpah profesi dikukuhkan oleh rohaniawan dari masing-masing agama, yang diutus langsung dari Kementerian Agama RI.

Dalam acara angkat sumpah, turut dilakukan penyematan pin profesi dan pemberian buku kode etik profesi oleh perwakilan masing-masing organisasi profesi. Pin dan buku kode etik profesi perawat disampaikan oleh ibu Sri Atun, S.Kep., Ns selaku Sekjen DPD PPNI Kota Bekasi, sementara pin dan buku kode etik profesi bidan disampaikan oleh ibu Lidia Oktarina, Amd.Keb selaku Wakil Ketua I IBI Cabang Kota Bekasi.

Odoo - Sample 1 for three columns
Odoo - Sample 2 for three columns
Odoo - Sample 3 for three columns


Odoo - Sample 1 for three columns
Odoo - Sample 2 for three columns
Odoo - Sample 3 for three columns