PELATIIHAN PRECEPTOR MENTOR BAGI DOSEN DAN PEMBIMBING KLINIK KEPERAWATAN

Odoo image and text block

 BEKASI- Kemampuan klinis merupakan satu dari banyak komponen penting yang mempengaruhi kualitas lulusan. Filosofi pelayanan Keperawatan serta model praktik Ners yang mengoptimalkan, memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga yang individualis, menjadi konsep yang harus dipahami oleh setiap pembimbing mahasiswa untuk mewujudkan lingkungan praktik yang ideal untuk membentuk calon Ners. Suatu model pendekatan dalam pembelajaran klinik yang tepat untuk hal tersebut menggunakan model preceptorship dan mentorship.

Merujuk pada hal tersebut, Program Studi Ilmu Keperawatan (S1) dan Pendidikan Profesi Ners STIKes Medistra Indonesia menggelar Pelatihan Preceptor Mentor bagi dosen dan pembimbing klinik. Tujuan dilaksanakannya pelatihan yakni untuk memberikan pemahaman kepada peserta bahwa pembelajaran klinik adalah bagian penting pada pendidikan profesi, preceptorship dan mentorship merupakan suatu pendekatan model pembelajaran klinik yang efektif.

 Pelatihan dilaksanakan secara online selama 2 hari, yaitu tanggal 30-31 Maret 2022. Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini, berjumlah 27 orang yang terdiri dari 16 orang pembimbing klinik dan 11 orang dosen pembimbing. Peserta pelatihan harus memiliki STR aktif dan sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan yang sama. Bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Kesehatan Carolus (PPKC), menghadirkan fasilitator yang ahli dibidangnya yakni, Emiliana Tarigan,S.Kp.,M.Kes, Ns.Sondang Ratnauli S.S.Kep,MSN, dan Ns. Bena Tarigan,S.Kep.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Ketua STIKes Medistra Indonesia, Dr. Lenny Irmawaty Sirait, SST., M.Kes. Dalam sambutannya disampaikan bahwa “ Perputaran roda kencang STIKes MI untuk mewujudkan visi misi yang unggul dan terkemuka, salah satu pencapaiannya adalah menghasilkan tenaga preceptor. Preceptor berperan besar menghasilkan lulusan Ners STIKes Medistra Indonesia yang siap kerja sebagai salah satu pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1.” Lebih lanjut disampaikan bahwa tenaga preceptor memiliki peranan penting dalam Pendidikan profesi untuk menghasilkan Ners yang kompeten yang memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking) serta kompeten dalam pengambilan keputusan klinis (clinical reasoning) sejak menjadi mahasiswa sehingga mampu memenuhi profil lulusan yaitu care provider , communicator, educator dan Health Promoter, Manager dan Leader serta Researcher.

Odoo - Sample 1 for three columns
Odoo - Sample 2 for three columns
Odoo - Sample 3 for three columns
Odoo image and text block

 Diawal sesi, peserta diwajibkan untuk mengisi pre-test dan link absensi. Setelah itu, peserta diminta untuk mengisi evaluasi fasilitator setiap kali materi selesai disampaikan, dan diakhir sesi, peserta diminta untuk mengisi post-test.

Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan (S1) dan Pendidikan Profesi Ners, Kiki Deniati, S.Kep., Ns., M.Kep, mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Medistra Indonesia dan jajaran struktural yang sudah mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan preceptor mentor sehingga dapat terealisasi, dan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta serta panitia yang sudah mensukseskan acara mulai awal sampai dengan akhir semoga pelatihan dapat bermanfaat untuk semua dalam melakukan bimbingan kepada mahasiswa di lahan praktik sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten.


Tim Media STIKes MI – 6 April  2022