Kuliah Pakar Kefarmasian

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Farmasi, STIKes MI Gelar Kuliah Pakar Kefarmasian

BEKASI – Sebagai salah satu unggulan Program Studi Farmasi, Komunikasi Kefarmasian menjadi aspek kritis dalam pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan lainnya, guna memastikan informasi penting dapat diterima dan selanjutnya disampaikan dengan benar, tepat, efektif dan efisien pada target audiensnya. Di samping pelayanan kefarmasian di institusi kesehatan, tenaga kefarmasian disiapkan untuk mampu berwirausaha.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang komunikasi dan wirausaha, Program Studi Farmasi S1 STIKes Medistra Indonesia menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar Kefarmasian yang berlangsung selama 2 sesi, yakni pada tanggal 10 dan 12 Juni 2021 secara online.

Odoo image and text block

Kuliah pakar ini dibawakan oleh 3 orang narasumber yang ahli dibidangnya, yaitu :

  1. Ibu Mahfiatun (ketua HIASKOS). Beliau merupakan pemilik pabrik kosmetika. Membawakan materi dengan judul “Regulasi dan Kendala dalam Bisnis Kosmetik”

  2. Ibu Fransiska Liliany. Beliau merupakan praktisi farmasi. Membawakan materi dengan judul “Kemampuan Komunikasi Apoteker Indonesia VS Farmasis Jepang”

  3. Bapak Sri Wahyono (ketua HIMASTRA). Beliau merupakan praktisi dari PT.Sinde Budi Sentosa . Membawakan materi “Prospek Bisnis Obat Tradisional Dan Bagaimana Cara Memulainya”

Menurut salah satu peserta kuliah pakar, Muhammad Shodriy, dengan mengikuti kuliah pakar ini, ia merasa pengetahuannya tentang dunia kefarmasian semakin bertambah, banyak ilmu yang diberikan oleh narasumber, pembawaan narasumber pun tidak membosankan, sehingga kuliah pakar terasa menyenangkan dan waktu berlalu dengan tidak terasa.

“Untuk mewujudkan salah satu visi/misi Program Studi Farmasi (S1) yaitu kewirausahaan, kita sangat beruntung dengan bersedianya  narasumber membagikan ilmunya, pengalamannya yang luar biasa,  ini bisa menjadi pelajaran untuk semua adik-adik  mahasiswa yang ingin berwirausaha, mohon waktu yang ada dimanfaatkan untuk menyimak dan bertanya sebanyak mungkin.” Demikian disampaikan oleh Kepala Program Studi Farmasi (S1), Ibu Dra.Aluwi Nirwana Sani,Apt.,M.Pharm.

Odoo - Sample 1 for three columns
Odoo - Sample 2 for three columns
Odoo - Sample 3 for three columns